Proses pengukuran dalam pembuatan interior merupakan tahap awal yang sangat penting untuk memastikan desain dan instalasi elemen interior berjalan tepat dan presisi. Berikut adalah tahapan prosedur ALVINO dalam proses pengukuran interior:
1. Survey Lokasi
-
Mengunjungi lokasi proyek (rumah, kantor, apartemen, dll.).
-
Mengidentifikasi struktur bangunan, bentuk ruangan, dan elemen tetap (pintu, jendela, pilar).
2. Pengukuran Dimensi Ruangan
-
Mengukur panjang, lebar, dan tinggi setiap ruangan.
-
Mencatat ukuran pintu, jendela, bukaan, serta posisi dan dimensi pilar atau sudut yang tidak simetris.
-
Gunakan alat seperti meteran laser untuk hasil yang lebih akurat.
3. Pencatatan Posisi Utilitas
-
Mengukur dan mencatat posisi stop kontak, saklar, titik lampu, saluran AC, plumbing (air), dan lain-lain.
-
Ini penting untuk integrasi desain furnitur atau elemen interior.
4. Foto Dokumentasi
-
Mengambil foto dari berbagai sudut ruangan untuk referensi visual saat mendesain.
-
Bisa juga dilakukan pemindaian 3D atau membuat gambar kerja digital jika proyek besar.
5. Pemetaan ke Sketsa atau Software
-
Memindahkan hasil pengukuran ke gambar tangan atau software desain interior (seperti AutoCAD, SketchUp, atau 3Ds Max).
-
Membuat denah 2D dan visualisasi 3D sebagai dasar perencanaan desain.
6. Verifikasi Ulang (Cross-Check)
-
Sebelum proses produksi atau pemasangan furnitur dimulai, pengukuran perlu dicek kembali untuk memastikan tidak ada kesalahan atau perubahan kondisi di lapangan.
7. Koordinasi dengan Tim Produksi
-
Hasil pengukuran digunakan oleh desainer dan tukang atau vendor interior untuk menentukan dimensi tepat dari furnitur custom, partisi, kitchen set, dll.
Berikut penjelasan di atas mengenai Proses pengukuran dalam pembuatan interior, untuk anda yang memiliki rencana untuk membuat interior custom, jangan khawatir percayakan kepada kami, kami memiliki berbagai macam team profesional seputar interior custom.

